{"id":842,"date":"2026-04-11T03:14:19","date_gmt":"2026-04-11T03:14:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.presisi5.com\/?p=842"},"modified":"2026-04-11T03:14:19","modified_gmt":"2026-04-11T03:14:19","slug":"jajanan-khas-tempo-doeloe-muncul-di-jogja-prima-fest-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.presisi5.com\/?p=842","title":{"rendered":"Jajanan Khas &#8221; Tempo Doeloe &#8221; Muncul Di Jogja Prima Fest 2026"},"content":{"rendered":"<p><em><strong>Presisi5.com || Yogyakarta &#8212; <\/strong><\/em>Jogja Prima Fest 2026 menjadi salah satu upaya Pemda DIY dalam mengangkat kembali kuliner tradisional, sekaligus mendorong peran perempuan dalam sektor ekonomi.<\/p>\n<p>Kegiatan yang dilaksanakan di Teras Malioboro 1 pada Jumat (10\/4) ini, tidak hanya menghadirkan festival jajanan lawas, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara perempuan, pelaku usaha, dan berbagai pihak terkait, serta ajang apresiasi bagi para pelaku Desa Prima di DIY.<\/p>\n<figure id=\"attachment_844\" aria-describedby=\"caption-attachment-844\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-844\" src=\"https:\/\/www.presisi5.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot_20260411_100249-300x227.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"227\" srcset=\"https:\/\/www.presisi5.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot_20260411_100249-300x227.jpg 300w, https:\/\/www.presisi5.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot_20260411_100249.jpg 542w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-844\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Pemotongan pita pembukaan Jogja Prima Fest 2026<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><em>Kepala Dinas<\/em> Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk DIY, Erlina Hidayati Sumardi dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali warisan kuliner daerah.<\/p>\n<p>\u201c<em>Jogja Prima Fest merupakan inisiatif strategis untuk mengangkat kembali kejayaan jajanan tempo dulu sebagai bagian dari identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, khususnya perempuan pelaku UMKM,\u201d<\/em> imbuhnya.<\/p>\n<p>Erlina juga menambahkan, kegiatan ini dirancang secara terpadu agar memberikan dampak yang lebih luas.<\/p>\n<p><em> \u201cKegiatan ini tidak hanya menghadirkan festival kuliner, tetapi juga sarasehan,workshop, hingga kampanye sosial yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM,\u201d<\/em> ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan yang sama, mewakili Sekda DIY, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda DIY, Aria Nugrahadi dalam sambutannya menekankan pentingnya kuliner lokal sebagai bagian dari identitas daerah. \u201cKuliner lokal menyimpan narasi sejarah, pengetahuan antar generasi dan identitas yang membedakan jogja dari daerah lain,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Aria juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pengembangan produk tradisional. Menurutnya, produk makanan tradisional jika dikembangkan dengan inovasi pengemasan yang baik, penguatan branding, dan dukungan pemasaran digital, dapat naik kelas dari produk rumahan menjadi produk unggulan.<\/p>\n<p>(Redaksi)<\/p>\n<p>Sumber : Humas Jogja<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presisi5.com || Yogyakarta &#8212; Jogja Prima Fest 2026 menjadi salah satu upaya Pemda DIY dalam mengangkat kembali kuliner tradisional, sekaligus mendorong peran perempuan dalam sektor ekonomi. Kegiatan yang dilaksanakan di Teras Malioboro 1 pada Jumat (10\/4) ini, tidak hanya menghadirkan festival jajanan lawas, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara perempuan, pelaku usaha, dan berbagai pihak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":843,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,45],"tags":[],"class_list":["post-842","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-kilas-nusantara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.presisi5.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/842","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.presisi5.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.presisi5.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.presisi5.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.presisi5.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=842"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.presisi5.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/842\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":845,"href":"https:\/\/www.presisi5.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/842\/revisions\/845"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.presisi5.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/843"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.presisi5.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=842"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.presisi5.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=842"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.presisi5.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=842"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}