Presisi5.com || Gunungkidul–Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Gunungkidul melaksanakan Musyawarah Pimpinan Anak Cabang ( Musancab ) pada Kamis ( 24/9 ) bertempat di Kantor DPC PPP Gunungkidul. Acara ini dihadiri oleh Ketua DPW PPP DIY, H.M.Jazid.,S.Ag., beserta Jajaran Pengurus, Ketua DPC PPP Gunungkidul, H.M. Darban Arief, S.E., Pengurus DPC PPP , Pengurus PAC se- Kabupaten Gunungkidul.
Sejumlah agenda dan program kerja telah disusun dalam Musancab kali ini, termasuk pembentukan kepengurusan baru partai hingga tingkat PAC.
Dalam keterangannya, Ketua DPW PPP DIY, H.M. Yazid menyampaikan bahwa MUSANCAB ini sangat penting sebagai langkah konsolidasi partai guna menghadapi pemilu di Tahun 2029, untuk itu Gunungkidul sebagai salah satu PAC PPP yang lemah secara kinerja pada helatan pemilu sebelumnya .
” DPW saat ini memfokuskan bagaimana DPC PPP Gunungkidul bisa kembali bangkit dan bisa mencapai kejayaan, parameter kesuksesan partai tentunya adalah capaian hasil pemilu dan kursi di parlemen “, ungkap Jazid.
Lebih lanjut, DPW PPP melihat potensi dan kondisi geopolitik di Kabupaten Gunungkidul sangat unik, beda dengan 4 kabupaten lain di DIY. Namun ini tidak menjadi kendala jika semua elemen kader bisa bekerja maksimal.
” Gunungkidul merupakan DPC yang berbeda dari wilayah lain di DIY, mapping dari DPW dalam konsolidasi kali ini akan kami prioritaskan agar Gunungkidul bisa lebih solid, mesin partai harus mulai siap tempur untuk menyongsong pemilu 2029 “, lanjutnnya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Gunungkidul, Darban Arief menyambut baik arahan dari Ketua DPW PPP DIY. Pihaknya bersama jajaran bertekad terus berjuang untuk menghijaukan kembali Gunungkidul dengan Partai Persatuan Pembangunan.
” Alhamdulillah, seperti mendapat suntikan semangat baru dengan terbentuknya pengurus baru sampai tingkat PAC se- Kabupaten Gunungkidul “,pungkas Darban.
Musancab kemudian dilanjutkan dengan sidang pleno dan pembacaan laporan pertanggungjawaban pengurus harian DPC PPP Kabupaten Gunungkidul.
Redaksi






