Presisi5.com || Gunungkidul — Satu persatu indikasi kebocoran Retribusi di Gunungkidul mulai terungkap. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengambil langkah cepat dan tegas. Praktik curang penarikan tiket wisata di Gunungkidul mulai terbongkar. Indikasi kebocoran retribusi di TPR Memasang Tanjungsari banyak terungkap setelah adanya audit internal Inspektorat serta banyaknya aduan dari masyarakat.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih resmi menonaktifkan seluruh petugas shift malam yang anggotanya merupakan petugas dari Kalurahan. Sebelumnya pembagian tugas shift pagi dan malam dengan metode shift pagi dari Pemerintah Kabupaten dan shift malam dari Pemerintah Kalurahan. Setelah adanya kebocoran retribusi maka semua petugas shift malam di-nonaktifkan.

Langkah Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dengan menerjunkan langsung 22 ASN mulai dari Pengawasan dan Penarikan retribusi di TPR Baron, JJLS dan TPR Memasang semua diambil alih 100% oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Meskipun sistem sudah canggih dengan pembayaran non tunai serta pemasangan CCTV namun faktanya kecurangan – kecurangan itu masih mendapatkan celah. Uang retribusi yang seharusnya masuk ke Kas Daerah justru disalahgunakan oleh petugas yang berjaga. Langkah tegas ini diambil untuk menyelamatkan PAD yang harusnya untuk perbaikan jalan, fasilitas umum dan yang lainnya.

Sanksi administratif dari inspektorat dugaan tindak pidana dalam perkara tersebut sudah ditangani aparat penegak hukum.

 

(Redaksi)

 

By admin